Kopi merupakan salah satu komoditas unggulan Indonesia yang berperan penting dalam perekonomian masyarakat pedesaan, namun pengelolaan perkebunan kopi rakyat masih menghadapi kendala pada aspek pembibitan, budidaya, dan pasca panen sehingga menurunkan produktivitas dan kualitas kopi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas lembaga pengelola hutan desa (LPHD) Sumber Makmur Sembada dalam pengembangan kopi endemik Srandil melalui penerapan teknologi perbanyakan vegetatif, pemangkasan tanaman, serta penggunaan solar dryer. Kegiatan dilaksanakan di Desa Tlekung, Kota Batu, dengan melibatkan 14 anggota kelompok sebagai peserta. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan berbasis praktik, pendampingan lapangan, serta evaluasi menggunakan pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman khususnya aspek pascapanen (39%), diikuti perawatan dan pemangkasan (30%) serta perbanyakan tanaman kopi melalui grafting dan stek batang (22%). Penerapan teknologi grafting, stek, dan solar dryer mampu meningkatkan keterampilan teknis peserta serta memberikan pengalaman baru dalam pengelolaan kopi yang lebih efisien dan berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kesiapan kelompok dalam mengadopsi teknologi budidaya dan pengolahan kopi secara mandiri. Kegiatan pengabdian berbasis pelatihan praktik dan pendampingan teknis efektif dalam meningkatkan kapasitas pengetahuan dan keterampilan kelompok tani hutan dalam pengembangan kopi endemik Srandil. Kegiatan lanjutan disarankan untuk memperkuat aspek pengendalian hama terpadu, pengolahan produk, serta penguatan kelembagaan dan pemasaran guna mendukung keberlanjutan program.
Copyrights © 2026