Ketahanan pangan tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan pangan, tetapi juga oleh kualitas, keamanan, dan nilai tambah produk yang dihasilkan. Desa Pasir Tamiang, Kecamatan Cihaurbeti, Kabupaten Ciamis, merupakan salah satu sentra padi organik yang memiliki potensi besar untuk mendukung ketahanan pangan berbasis sumberdaya lokal. Namun, terdapat permasalahan utama yang dihadapi oleh Gapoktan Nanjung Mulya, yaitu belum mampunyai sertifikasi produk organic dan kurang optimalnya strategi pengembangan bisnis dan branding beras organik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk: (1) meningkatkan kapasitas petani dalam memahami prosedur sertifikasi produk organik, (2) memberikan pelatihan packaging dan branding untuk memperkuat identitas produk, serta (3) mendukung ketahanan pangan melalui pengembangan bisnis beras organik berbasis sumberdaya lokal. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan, pendampingan teknis, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan diperolehnya legalitas sertifikat produk organic. Selanjutnya dengan sertikat ini dapat digunakan untuk pengembanga bisnis beras organic dengan menitikberatkan pada peningkatan branding dan pengemasan. Kegiatan yang dilakukan pelatihan packaging sehingga petani dapat menghasilkan produksi beras organic yang berdaya saing, sehingga meningkatkan kesejahteraan petani, serta memperkuat ketahanan pangan berbasis sumberdaya local.
Copyrights © 2026