Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Exploration of Secondary Metabolite from Endophytic Microorganisms in Java Ginseng Root as Antifungals Windiastuti, Erviyana; Wahyuni, Sri; Manik, Visi Tinta; Sunarya, Yaya; Hartini, Elya
Jurnal Biologi Tropis Vol. 25 No. 2 (2025): April-Juni
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v25i2.8603

Abstract

The emergence and spread of pathogens is one of agriculture's problems. Rhizopus stolonifer is the pathogen to be on the lookout for because it causes rhizopus loose rot disease. The pathogen must be dealt with immediately because it can result in losses of up to 40%. Integrated plant disease management (IPDM) is the approach being promoted. The application of biological agents or biocontrol is one solution that supports IPDM. The challenge is met by biological agents through the production of secondary metabolites. The endophytic microorganisms found in Java ginseng (Talinum triangulare) are one source of secondary metabolites. Thus, the purpose of this study was to investigate whether endophytic microorganisms in Javanese ginseng roots have the ability to combat the pathogen R. stolonifer. The experimental method involved analyzing the secondary metabolite from the endophytic microorganism in ginseng in vitro. phytochemical and zone of inhibition were the two types of test that were being performed. The obtained result was a set of extract that contains triterpenoid and alkaloid. In addition, extract B (FN-1) had the strongest inhinbitiom zone against R. stolonifer.
Sertifikasi Produk dan Pengembangan Bisnis Beras Organik sebagai Upaya Untuk Mendukung Ketahanan Pangan Berbasis Sumberdaya Lokal Di Desa Pasir Tamiang Kabupaten Tasikmalaya Nuraini, Candra; Helbawanti, Octaviana; Windiastuti, Erviyana; Mutolib, Abdul
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.21854

Abstract

Ketahanan pangan tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan pangan, tetapi juga oleh kualitas, keamanan, dan nilai tambah produk yang dihasilkan. Desa Pasir Tamiang, Kecamatan Cihaurbeti, Kabupaten Ciamis, merupakan salah satu sentra padi organik yang memiliki potensi besar untuk mendukung ketahanan pangan berbasis sumberdaya lokal. Namun, terdapat permasalahan utama yang dihadapi oleh Gapoktan Nanjung Mulya, yaitu belum mampunyai sertifikasi produk organic dan kurang optimalnya strategi pengembangan bisnis dan branding beras organik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk: (1) meningkatkan kapasitas petani dalam memahami prosedur sertifikasi produk organik, (2) memberikan pelatihan packaging dan branding untuk memperkuat identitas produk, serta (3) mendukung ketahanan pangan melalui pengembangan bisnis beras organik berbasis sumberdaya lokal. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan, pendampingan teknis, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan diperolehnya legalitas  sertifikat produk organic. Selanjutnya dengan sertikat ini dapat digunakan untuk pengembanga bisnis beras organic dengan menitikberatkan pada peningkatan branding dan pengemasan.  Kegiatan yang dilakukan  pelatihan packaging sehingga petani dapat menghasilkan  produksi beras organic yang berdaya saing, sehingga meningkatkan kesejahteraan petani, serta memperkuat ketahanan pangan berbasis sumberdaya local.