Penelitian ini bertujuan memetakan potensi lokal Pulau Sanrobengi serta menganalisis peluang kontekstualisasi ke dalam pembelajaran Biologi di sekolah menengah pesisir Galesong. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif. Penelitian dilaksanakan di Pulau Sanrobengi, SMAN 5 Takalar, dan SMAN 13 Takalar. Subjek penelitian meliputi lima guru biologi, 92 siswa, serta masyarakat setempat sebagai informan pendukung. Data dikumpulkan melalui observasi untuk mengidentifikasi titik-titik strategis keanekaragaman hayati dan isu ekologis Pulau Sanrobengi, wawancara semi-terstruktur untuk menggali praktik pembelajaran serta kebutuhan kontekstual, dan dokumentasi sebagai penguat temuan lapangan. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan penerapan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pulau Sanrobengi memiliki biodiversitas yang dapat diamati langsung, mencakup kelompok ikan, bivalvia, arthropoda, echinodermata, vegetasi darat, padang lamun, alga, dan terumbu karang, serta menghadapi isu ekologis utama berupa akumulasi sampah plastik/rumah tangga, abrasi, dan pemutihan karang. Analisis kurikulum menunjukkan bahwa potensi tersebut selaras dengan topik Biologi Fase E dan dapat diaktualisasikan pada materi keanekaragaman hayati, ekosistem, serta perubahan lingkungan dan perubahan iklim.
Copyrights © 2026