Literasi digital menjadi penting karena melimpahnya media dan informasi di dunia digital, literasi digital menjadi lebih dari sekedar kebutuhan. Selain tantangan, peluang besar dan berbagai kemudahan informasi juga tersedia di media. Hal ini mencakup memberdayakan individu untuk mengakses informasi, berkomunikasi secara efektif, mendapatkan pekerjaan, berpikir kritis, baik seorang pelajar, profesional, atau sekadar seseorang yang ingin berkembang di era digital. Namun kemudahan dan kemajuan besar ini juga diiringi dengan maraknya penyebaran hoaks dan disinformasi yang dapat menyesatkan dan memecah belah masyarakat digital. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membangun kesadaran masyarakat, terutama di kalangan remaja, mengenai bahaya disinformasi dan pentingnya literasi media digital. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi melalui pendekatan partisipatif dengan media presentasi interaktif, diskusi, dan simulasi pengecekan fakta yang diawali dengan free tes dan post tes kepada kalangan siswa di SMAN 1 Bojonegara.. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman remaja terhadap cara mengenali dan menangkal hoaks serta meningkatnya kemampuan kritis mereka dalam menyaring informasi digital, sehinggan para remaja siswa SMAN 1 Bojonegara akan lebih bijak dalam menggunakan dan memanfaatkan media digital. Literasi media digital menjadi kunci utama dalam membangun generasi muda yang tanggap, kritis, dan bertanggung jawab dalam menggunakan media digital.
Copyrights © 2026