Jagung merupakan salah satu komoditas pertanian utama di Indonesia yang banyak dimanfaatkan sebagai bahan pangan maupun pakan ternak. Salah satu tahapan penting dalam penanganan pascapanen jagung adalah proses pemipilan. Pada umumnya, proses pemipilan jagung masih dilakukan secara manual, sehingga membutuhkan waktu yang lama, tenaga kerja yang besar, serta berpotensi menimbulkan kelelahan dan risiko cedera kerja. Oleh karena itu, diperlukan suatu alat bantu yang mampu meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses pemipilan jagung. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun alat pemipil jagung otomatis menggunakan motor listrik dengan kapasitas kerja ±80 Kg/jam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quality Function Deployment (QFD), yang berfungsi untuk mengidentifikasi kebutuhan dan keinginan pengguna, khususnya petani dan pelaku industri kecil menengah (IKM), serta menerjemahkannya ke dalam spesifikasi teknis alat. Pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur, observasi lapangan, dan analisis terhadap alat pemipil jagung yang telah ada. Selanjutnya, data kebutuhan pengguna diolah menggunakan matriks House of Quality (HoQ) sebagai dasar perancangan alat. Hasil dari penelitian ini berupa alat pemipil jagung otomatis berbasis motor listrik yang dirancang dengan mempertimbangkan aspek ergonomi, keselamatan kerja, kemudahan pengoperasian, serta perawatan alat. Alat yang dirancang diharapkan mampu mempercepat proses pemipilan, mengurangi ketergantungan terhadap tenaga kerja manual, serta menghasilkan biji jagung pipilan dengan kualitas yang lebih baik. Dengan demikian, alat pemipil jagung otomatis ini diharapkan dapat menjadi solusi tepat guna dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi proses pascapanen jagung bagi petani dan pelaku IKM. Kata kunci: jagung, alat pemipil jagung, motor listrik, Quality Function Deployment (QFD), ergonomi.
Copyrights © 2026