Pengelolaan sampah yang berkelanjutan menjadi tantangan utama dalam pembangunan desa. Penelitian ini menganalisis peran kepala desa dan pemerintah kalurahan dalam mendorong pengelolaan sampah berbasis komunitas di Kalurahan Bawuran, Pleret, Bantul, menggunakan pendekatan sosiologi hukum dan teori kepemimpinan transformasional. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan studi literatur yang dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala desa dan pemerintah kalurahan berperan sebagai fasilitator, inovator, dan penggerak masyarakat dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang inklusif dan berkelanjutan. Kepemimpinan transformasional, dukungan kebijakan desa, partisipasi aktif warga, dan ketersediaan infrastruktur menjadi faktor kunci keberhasilan program. Selain itu, legitimasi sosial terhadap kebijakan desa dan keterlibatan komunitas lokal merupakan syarat penting untuk efektivitas pengelolaan lingkungan. Penelitian ini memberikan kontribusi pada diskursus pembangunan sosial desa dengan menyoroti pentingnya sinergi antara tata kelola lokal dan partisipasi komunitas dalam mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan. Temuan ini relevan untuk memperkuat desain kebijakan sosial lingkungan yang responsif dan partisipatif di tingkat lokal.
Copyrights © 2026