Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena perilaku belanja mahasiswa yang cenderung memilih aplikasi Shopee dibandingkan e-commerce lain. Hasil observasi menunjukkan beberapa faktor dominan, yaitu harga yang relatif lebih murah, jumlah toko yang lebih banyak, fasilitas gratis ongkos kirim yang lebih fleksibel, serta event diskon yang rutin diadakan sebagai strategi pemasaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh diskon dan gratis ongkos kirim baik secara parsial maupun simultan terhadap keputusan belanja mahasiswa STIES Indonesia Purwakarta di aplikasi Shopee. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan populasi mahasiswa STIES Indonesia Purwakarta. Sampel penelitian ditentukan melalui teknik probability sampling sebanyak 77 responden. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t, uji F, serta koefisien korelasi dan determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel diskon tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan belanja (thitung 1,837 < ttabel 1,981; sig. 0,069 > 0,05). Sebaliknya, variabel gratis ongkos kirim berpengaruh signifikan (thitung 6,481 > ttabel 1,981; sig. 0,000 < 0,05). Secara simultan, diskon dan gratis ongkos kirim berpengaruh terhadap keputusan belanja dengan Fhitung 72,438 > Ftabel 3,08 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai R² sebesar 0,577 menunjukkan bahwa kedua variabel memberikan kontribusi sebesar 57,7% terhadap keputusan belanja mahasiswa. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa strategi gratis ongkos kirim lebih efektif dibandingkan diskon dalam memengaruhi keputusan belanja. Dampak penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pengembangan strategi pemasaran e-commerce, khususnya dalam merancang program promosi yang lebih relevan dengan preferensi konsumen muda.
Copyrights © 2026