Penelitian ini membahas representasi tokoh dalam novel Lho, Kembar Kok Beda? karya Netty Virgiantini melalui pendekatan semiotika. Tujuan utama penelitian ini adalah mengungkap bagaimana tokoh-tokoh dalam novel direpresentasikan sebagai sistem tanda yang merefleksikan dinamika identitas remaja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan semiotik berdasarkan teori Ferdinand de Saussure dan Charles Sanders Peirce. Data penelitian berupa deskripsi tokoh, dialog, tindakan tokoh, serta relasi sosial dalam novel yang dianalisis melalui hubungan penanda–petanda dan kategori tanda ikon, indeks, dan simbol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh Nadhira direpresentasikan sebagai individu yang mengalami keterpinggiran simbolik akibat praktik perbandingan dalam keluarga, sedangkan Bashira direpresentasikan sebagai figur yang memenuhi standar ideal sosial melalui prestasi akademik, penampilan fisik, dan kepercayaan diri. Tokoh pendukung seperti Narotama, Kemal, dan Raven membangun dinamika emosional serta dukungan sosial yang memengaruhi perkembangan identitas tokoh utama. Pada akhir cerita, Nadhira mengalami transformasi identitas dari kondisi inferior menuju penerimaan diri. Temuan ini menunjukkan bahwa representasi tokoh dalam novel membentuk sistem tanda yang menggambarkan proses pembentukan identitas remaja dalam konteks relasi keluarga dan lingkungan sosial.
Copyrights © 2026