Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pembiasaan sehari-hari dalam meningkatkan pendidikan karakter kemandirian pada anak usia 3–4 tahun di KB Al Azhar Fatayat Singosari. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Peneliti berperan sebagai pelaksana tindakan sekaligus pengamat yang terlibat langsung dalam proses pembelajaran. Sumber data diperoleh dari anak, guru, dan orang tua melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kondisi awal sebagian besar anak belum mandiri dan masih bergantung pada guru, terutama dalam kegiatan makan bekal dan memakai sepatu. Pada Siklus I, kemandirian anak mulai meningkat setelah guru mengurangi bantuan langsung dan memberikan arahan lisan. Peningkatan yang lebih signifikan terjadi pada Siklus II melalui penggunaan alat bantu visual, pemberian pujian, serta kesempatan bagi anak untuk mencoba secara mandiri. Dengan demikian, metode pembiasaan berbasis tugas mandiri terbukti efektif dalam meningkatkan karakter kemandirian anak usia 3–4 tahun secara bertahap dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026