Penelitian iniĀ bertujuan untuk mengetahui latar belakang munculnya masyarakat maritim di Kelurahan Gusung, bagaimana dinamika kehidupan masyarakat maritim di Kelurahan Gusung dalam kurun waktu 1991-2020, serta eksistensi masyarakat maritim di Kelurahan Gusung terhadap kebijakan yang ada di Pelabuhan Paotere. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan masyarakat maritim yang ada di Kelurahan Gusung didorong oleh kondisi geografis wilayah pesisir yang kaya akan sumber daya alam yang dimanfaatkan oleh masyarakat setempat. Kehidupan masyarakat maritim Gusung mengalami perubahan signifikan setiap dekade. Pada periode 1991-2000, mayoritas penduduk sangat bergantung pada sektor kelautan, terutama sebagai nelayan tradisional. Memasuki 2001-2010, masyarakat mulai beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Namun, pada 2011-2020, tantangan meningkat kompleks, terutama tekanan urbanisasi akibat pembangunan di sekitar pelabuhan dan Makassar yang menyempitkan ruang hidup nelayan. Eksistensi masyarakat maritim Gusung sangat terkait dengan kebijakan di Pelabuhan Paotere, karena mayoritas penduduk bergantung pada sektor perikanan dan maritim. Regulasi perizinan (seperti izin berlabuh dan distribusi hasil tangkapan) serta aksesibilitas terhadap fasilitas pelabuhan merupakan faktor kunci yang memengaruhi keberlanjutan ekonomi masyarakat
Copyrights © 2026