Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 79 responden yang merupakan penerima manfaat program BPNT. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji multikolinearitas, serta analisis regresi linear berganda menggunakan apklikasi SPSS. Pengujian hipotesis dilakukan melalui uji t dan uji F untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen, serta koefisien determinasi (R²) untuk mengetahui besarnya kontribusi variabel bebas dalam menjelaskan variabel terikat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas dan kualitas pelayanan memiliki hubungan yang cukup kuat terhadap kesejahteraan masyarakat dengan nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,577. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,333 menunjukkan bahwa variabel efektivitas dan kualitas pelayanan mampu menjelaskan pengaruh terhadap kesejahteraan masyarakat sebesar 33,3%, sedangkan sisanya sebesar 66,7% dipengaruhi oleh faktor lain di luar variabel penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin baik efektivitas pelaksanaan program dan kualitas pelayanan yang diberikan, maka semakin meningkat pula tingkat kesejahteraan masyarakat penerima manfaat. Dengan demikian, peningkatan efektivitas pelaksanaan program serta kualitas pelayanan BPNT menjadi faktor penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah.
Copyrights © 2026