Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan pegawai dan disiplin kerja terhadap efektivitas kerja pegawai melalui motivasi kerja pada Kantor Sekretariat DPRD Provinsi Sumatera Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 80 responden yang diambil dari populasi 100 pegawai menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner kepada responden. Analisis data dilakukan menggunakan uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas, serta analisis jalur untuk melihat hubungan langsung dan tidak langsung antar variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan pegawai berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas kerja pegawai dengan nilai t hitung sebesar 6,162 lebih besar dari t tabel 1,992 dan nilai signifikansi 0,000 lebih kecil dari 0,05. Disiplin kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas kerja pegawai dengan nilai t hitung sebesar 6,120 lebih besar dari t tabel 1,992 dan nilai signifikansi 0,000 lebih kecil dari 0,05. Pelatihan pegawai dan disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap motivasi kerja dengan nilai t hitung masing-masing sebesar 5,914 dan 5,536. Motivasi kerja juga berpengaruh signifikan terhadap efektivitas kerja pegawai dengan nilai t hitung sebesar 10,669 dan signifikansi 0,000. Hasil uji simultan menunjukkan nilai F hitung sebesar 37,965 lebih besar dari F tabel 3,96 dengan signifikansi 0,000. Kesimpulannya, pelatihan pegawai, disiplin kerja, dan motivasi kerja berpengaruh signifikan dalam meningkatkan efektivitas kerja pegawai
Copyrights © 2026