Dalam beberapa dekade terakhir, Italia menghadapi krisis imigrasi, terutama membludaknya imigran dari Afrika dan Timur Tengah. Sebagai negara yang menjadi titik utama masuknya migran, pemerintah Italia merespons melalui serangkaian kebijakan anti-imigrasi. Artikel ini menganalisis pengambilan kebijakan imigrasi Italia dengan menggunakan teori Window of Opportunity oleh Joakim Eidenfalk. Penelitian dilakukan melalui metode kualitatif dengan studi literatur akademik, media massa, dan data statistik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kebijakan Italia bersifat ambivalen: berhasil menahan sebagian arus migrasi dan mendapat dukungan politik domestik, namun menuai kontroversi karena menimbulkan persoalan hak asasi manusia dan keterikatan Italia terhadap hukum internasional. Dengan demikian, penerapan teori Window of Opportunity dapat membantu memahami dinamika tuntutan, dukungan, sumber daya, dan kendala yang membentuk keputusan kebijakan Italia.
Copyrights © 2026