Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran keluarga dalam pembentukan karakter dan motivasi belajar anak usia prasekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian terdiri atas orang tua anak usia prasekolah yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran keluarga dalam pembentukan karakter dan motivasi belajar anak diwujudkan melalui praktik pengasuhan sehari-hari, seperti pemberian teladan, komunikasi yang intensif, pembiasaan perilaku positif, serta pemberian dukungan emosional dan belajar di rumah. Orang tua tidak hanya berfungsi sebagai pengarah perilaku, tetapi juga sebagai fasilitator yang menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Temuan juga menunjukkan bahwa keterlibatan orang tua berkontribusi terhadap munculnya sikap disiplin, tanggung jawab, serta minat anak dalam mengikuti aktivitas belajar. Namun demikian, peran tersebut tidak berlangsung secara seragam, melainkan dipengaruhi oleh pola asuh, latar belakang keluarga, serta intensitas interaksi antara orang tua dan anak. Oleh karena itu, temuan penelitian ini bersifat kontekstual dan tidak dapat digeneralisasi secara luas. Penelitian ini menunjukkan bahwa keluarga memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter dan motivasi belajar anak usia prasekolah melalui praktik pengasuhan yang konsisten dan kontekstual.
Copyrights © 2026