Bahasa Inggris merupakan mata pelajaran penting yang perlu diperkenalkan sejak dini, termasuk bagi siswa sekolah dasar. Dalam pembelajaran bahasa Inggris, aspek speaking memerlukan perhatian khusus karena kosa kata merupakan unsur utama yang menentukan kemampuan berbicara. Penguasaan kosakata yang memadai sangat diperlukan untuk keberhasilan penggunaan bahasa kedua (L2); tanpa hal tersebut, siswa tidak dapat menggunakan struktur dan fungsi bahasa dengan efektif dalam komunikasi. Oleh karena itu, diperlukan teknik pembelajaran yang tepat untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan membantu anak-anak belajar tanpa rasa takut. Program pengabdian ini menerapkan media mini drama sebagai strategi pembelajaran untuk meningkatkan partisipasi dan kemampuan speaking anak-anak di Yayasan Panti Asuhan Jarapan Jitra. Kegiatan diawali dengan penyuluhan mengenai penggunaan media cerita dalam pembelajaran bahasa Inggris melalui short dialog dan rekaman short story mini drama secara daring. Selanjutnya, diberikan contoh penerapan mini drama untuk memperkaya kosakata siswa. Tahap berikutnya adalah pendampingan latihan hingga anak-anak dinilai cukup mampu berlatih secara mandiri, kemudian diakhiri dengan evaluasi untuk menilai pemahaman mereka terhadap materi speaking. Target kegiatan ini adalah meningkatnya kemampuan speaking anak-anak, khususnya dalam memperkaya kosakata sehari-hari. Luaran yang diharapkan meliputi peningkatan kemampuan komunikasi, bertambahnya kosakata baru yang relevan, serta pemanfaatan media mini drama secara optimal dalam kegiatan belajar mengajar di panti asuhan.
Copyrights © 2026