Penelitian ini mengkaji proses perancangan video edukasi Chinese Painting sebagai aset dokumentasi visual di Sentra Seni Jelekong, Kabupaten Bandung. Fokus penelitian adalah (1) merancang dan memproduksi video edukasi yang sistematis dan informatif mengenai teknik, alat, dan filosofi Chinese Painting; (2) menganalisis efektivitas video sebagai media pembelajaran dan arsip budaya untuk komunitas seni lokal; dan (3) mengevaluasi dampak implementasi video terhadap praktik seni di Jelekong. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif-desisif dengan teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, wawancara semi-struktural, dokumentasi, dan uji coba pengguna. Hasil rancangan berupa video berdurasi 10–12 menit yang mengintegrasikan elemen demonstratif, naratif, dan grafis edukatif. Evaluasi uji coba terhadap 30 responden (seniman, mahasiswa DKV, dan masyarakat umum) menunjukkan peningkatan pemahaman teknis sebesar 78% dan persepsi nilai dokumentasi budaya sebesar 84% dibanding kondisi awal. Video juga berfungsi sebagai referensi visual untuk pelatihan lanjutan dan dokumen arsip digital Sentra Seni Jelekong. Temuan menggarisbawahi pentingnya integrasi praktik lintas-budaya dalam kurikulum komunitas seni serta pemanfaatan media audio-visual untuk pelestarian budaya.
Copyrights © 2025