Mahasiswa baru sering mengalami tantangan adaptasi pada awal perkuliahan yang dapat mengancam kesejahteraan psikologis dan kelangsungan studi. Penelitian ini bertujuan mengetahui peranan self-efficacy dan beban akademik terhadap resiliensi mahasiswa baru pada semester awal. Desain penelitian korelasional dengan sampel purposive sebanyak 298 mahasiswa semester 1. Instrumen meliputi skala self-efficacy (25 item, α = .911), skala beban akademik (20 item, α = .901), dan skala resiliensi (24 item, α = .934). Analisis meliputi statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan regresi linear berganda (OLS) dengan koreksi robust (Huber-White) untuk heteroskedastisitas. Hasil menunjukkan self-efficacy berpengaruh positif signifikan terhadap resiliensi (B = 0.603, p < .001), sedangkan beban akademik berpengaruh negatif signifikan (B = -0.120, p = .045). Model menjelaskan 43.7% variasi resiliensi (Adjusted R² = .437). Implikasi praktis: penguatan self-efficacy dan strategi pengelolaan beban akademik perlu menjadi fokus program pendampingan mahasiswa baru.
Copyrights © 2026