Pengelolaan keuangan merupakan aspek penting dalam kehidupan keluarga. Setiap rumah tangga memiliki sumber pendapatan yang berbeda-beda berdasarkan profesi mereka. Tingkat pendapatan tidak menentukan pemenuhan kebutuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengkaji pengaruh literasi keuangan, lingkungan sosial, dan pendidikan keuangan keluarga sebagai faktor-faktor perilaku pengelolaan keuangan. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan kerangka fenomenologi. Data primer dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian ini adalah ibu rumah tangga di Desa Made, Lamongan. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis data kualitatif dengan menggunakan model analisis interaktif, yaitu reduksi data, penyajian data, dan perumusan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa literasi keuangan memengaruhi perilaku pengelolaan keuangan ibu rumah tangga. Informan memiliki pemahaman tentang pengelolaan keuangan yaitu mengelola pemasukkan yang diberikan suami dan dialokasikan untuk pemenuhan kebutuhan harian, bulanan, tabungan dan investasi. Lingkungan sosial menentukan perilaku ibu rumah tangga dalam melakukan pengelolaan keuangan. Kesimpulan ini berdasarkan pernyataan informan bahwa ketika ada teman, tetangga dan keluarga yang memiliki hajatan, sakit, lahiran dan lain-lain ibu rumah tangga akan mengalokasikan uang untuk kegiatan tersebut. Pendidikan keuangan dari keluarga menentukan perilaku ibu rumah tangga dalam melakukan pengelolaan keuangan. Data informasi yang menjelaskan bahwa ibu rumah tangga telah memperoleh pendidikan keuangan dari orang tua. Pendidikan yang diberikan orang tua seperti mengajarkan untuk mengatur uang jajan dan perilaku menabung.
Copyrights © 2026