Ulkus diabetikum merupakan salah satu penyakit komplikasi kronik dari diabetes mellitus tipe 2. Gentamisin merupakan obat golongan antibiotik yang dapat digunakan dalam penyembuhan luka. Daun Kelor (Moringa oleifera L.) mengandung senyawa kimia yang terdiri dari flavonoid, alkaloid, tanin, dan saponin yang dapat menyembuhkan luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian salep ekstrak daun kelor terhadap penyembuhan ulkus diabetikum pada tikus putih jantan galur wistar. Tikus putih jantan galur wistar dibagi menjadi 5 kelompok. K1 merupakan kontrol negatif vaselin album, K2 merupakan kontrol positif salep Gentamisin, P1 kelompok salep ekstrak daun kelor dosis 7,5%, P2 kelompok salep ekstrak daun kelor dosis 15%, dan P3 kelompok salep ekstrak daun kelor dosis 30%. Skrining fitokimia ekstrak kering daun kelor positif mengandung senyawa kimia flavonoid, alkaloid, tanin, dan saponin. Pengamatan hari terakhir P3 memiliki persentase penyembuhan 70%, P2 memiliki persentase penyembuhan 65%, dan P1 memiliki persentase penyembuhan 50%. Uji statistika Post Hoc Tukey salep ekstrak daun kelor didapatkan K2 (salep gentamisin) tidak memiliki perbedaan yang signifikan dengan P3 (konsentrasi 30%) dengan nilai p>0,05 dengan hasil signifikansi p = 0,128 yang berarti bahwa P3 (konsentrasi 30%) memiliki efek yang setara dengan salep gentamisin dalam menyembuhkan ulkus diabetikum pada tikus putih jantan galur wistar.
Copyrights © 2026