Pada sebagian pelaksanaan proyek konstruksi khususnya di jalan nasional Indonesia tidak terlepas dari pembengkakan biaya (cost overrun). Kondisi ini bisa mengakibatkan keterlambatan pelaksanaan dan bahkan pemutusan kontrak kerja. Untuk itu perlu dilakukan analisis tentang faktor apa saja yang mempengaruhi pembengkakan biaya konstruksi (cost overrun), dengan tujuan akan dapat menentukan strategi pelaksanaan konstruksi yang lebih baik dan kemudahan dalam mencari solusi pemecahan permasalahan akibat pembengkakan biaya (cost overrun). Penelitian-penelitian sebelumnya telah mengidentifikasi beragam faktor sesuai dengan karakteristik jenis dan lokasi studi masing-masing. Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dapat membantu dalam menentukan bobot prioritas faktor-faktor yang telah ditentukan sehingga didapatkan gambaran tentang faktor yang paling mempengaruhi pembengkakan biaya (cost overrun) di jalan nasional wilayah II Provinsi Sumatera barat. Hasil pembobotan pada kriteria jika diurutkan dari pengaruh yang paling besar adalah Estimasi Biaya (21,20%), Material (19,66%), Aspek Keuangan Proyek (14,20%), Peralatan (12,63%), Tenaga Kerja (12,37%), Waktu Pelaksanaan (9,11%), Hubungan Kerja (7,13%) dan Eksternal (3,70%).
Copyrights © 2025