Dalam suatu proyek konstruksi kerap kali terjadi keterlambatan dari jadwal yang ditentukan, sehingga diperlukan prediksi durasi penyelesaian proyek. Pada penelitian ini dilakukan perbandingan akurasi perhitungan Metode Earned Value dan Earned Schedule dalam memprediksi durasi akhir proyek dengan durasi penyelesaian proyek aktual sebesar 116 minggu. Berdasarkan perhitungan dengan metode Earned Value didapatkan hasil prediksi penyelesaian proyek pada minggu ke-38 yaitu selama 128,9 minggu, pada minggu ke-52 selama 126,9 minggu, pada minggu ke-79 selama 122,2 minggu, pada minggu ke-104 selama 116,3 minggu, pada minggu ke-105 selama 116,2 minggu. Sedangkan berdasarkan perhitungan dengan metode Earned Schedule didapatkan hasil prediksi penyelesaian proyek pada minggu ke-38 yaitu selama 246,4 minggu, pada minggu ke-52 selama 137,6 minggu, pada minggu ke-79 selama 146,0 minggu, pada minggu ke-104 selama 117,1 minggu, pada minggu ke-105 selama 118,0 minggu. Dari hasil tersebut terlihat bahwa prediksi waktu penyelesaian proyek lebih akurat dengan menggunakan metode Earned Value.
Copyrights © 2025