Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus L.) merupakan tanaman tropis yang bernilai gizi tinggi dan banyak dimanfaatkan sebagai sayuran. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis pupuk hayati dan pupuk kalium serta interaksi keduanya yang memberikan pertumbuhan dan hasil terbaik pada tanaman kecipir di tanah gambut. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura, berlangsung dari 18 Februari sampai dengan 29 Mei 2025. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah pupuk hayati (H) dan faktor kedua pupuk kalium (K) masing-masing terdiri dari 3 taraf sehingga diperoleh 9 kombinasi perlakuan. Setiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali yang terdiri dari 4 tanaman sampel, sehingga terdapat 108 tanaman. Variabel penelitian yaitu berat kering tanaman, volume akar, jumlah polong, bobot polong dan panjang polong, serta variabel penunjang meliputi suhu udara, kelembaban udara dan curah hujan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi interaksi antara pupuk hayati dan pupuk kalium terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kecipir pada tanah gambut. Interaksi pupuk hayati dan pupuk kalium dapat meningkatkan jumlah polong tanaman kecipir dengan kombinasi perlakuan 300 kg/ha pupuk hayati dan 250 kg/ha pupuk kalium.
Copyrights © 2026