Padi beras hitam yang berasal dari Sekadau diyakini merupakan varietas padi lokal yang berpotensi untuk dikembangkan khususnya di Kalimantan Barat terutama di bagian areal penanamannya. Tetapi di dalam proses pengembangan padi hitam ini dihadapkan dengan berbagai kendala seperti gangguan dari hama ataupun penyakit, salah satunya adalah serangan hama penggerek batang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat serangan hama penggerek batang pada padi hitam asal Sekadau. Penelitian ini dilaksanakan di lahan petani Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat dan berlangsung selama 6 bulan, mulai dari Mei hingga Oktober 2025. Penelitian ini menggunakan metode survei langsung di lapangan. Pengamatan dilakukan dengan mencari kelompok telur dan larva yang ada di tanaman atau rumpun sampel. Untuk pengamatan intensitas kerusakan, dilakukan pada dua petak yang ditentukan secara diagonal dengan ukuran 4 x 3 meter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas serangan hama penggerek batang pada padi hitam tergolong rendah, dengan serangan lebih dominan pada fase vegetatif (4,72%) dibandingkan fase generatif (1,39%). Serangan hama penggerek batang padi cenderung tidak merata dan berkelompok.
Copyrights © 2026