Perkembangan media sosial telah mengubah pola konsumsi Generasi Z yang kini lebih responsif terhadap konten digital dalam mengambil keputusan pembelian, khususnya pada produk kecantikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media sosial terhadap keputusan pembelian produk Glad2Glow pada Generasi Z di Kota Parepare, serta menguji peran Fear of Missing Out (FOMO) sebagai variabel moderasi. Pendekatan kuantitatif dengan metode explanatory research digunakan dalam penelitian ini. Populasi adalah Generasi Z yang berdomisili di Kota Parepare, dengan sampel sebanyak 100 responden yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear, serta Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian (t = 6,644; sig. = 0,000). FOMO terbukti memperkuat pengaruh media sosial terhadap keputusan pembelian (β = 1,316; sig. = 0,000). Nilai R Square sebesar 0,930 menunjukkan bahwa 93,0% variasi keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh model. Temuan ini menegaskan bahwa strategi pemasaran digital yang efektif perlu mempertimbangkan intensitas penggunaan media sosial dan aspek psikologis seperti FOMO dalam mempengaruhi perilaku konsumen Generasi Z.
Copyrights © 2026