Sebagian besar pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di sekitar Universitas Terbuka Pondok Cabe belum memanfaatkan sistem pembayaran digital maupun pencatatan keuangan yang terstruktur. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan literasi digital payment berbasis QRIS dan kemampuan pembukuan keuangan sederhana pada pelaku UMKM. Metode yang digunakan adalah workshop partisipatif satu hari penuh dengan pendekatan Community Based Development (CBD) dan Participatory Action Research (PAR), melibatkan 24 peserta dari sektor kuliner, jasa, dan retail. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test terstandarisasi serta observasi partisipatoris. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata skor pemahaman peserta sebesar 56,25 poin persentase di seluruh aspek materi (dari rerata 28,75% menjadi 85,25%); 91,7% peserta menyatakan niat konkret untuk mendaftarkan QRIS dalam satu minggu pascakegiatan; dan 100% peserta berhasil menyelesaikan praktik pembukuan keuangan sederhana secara mandiri. Temuan ini menunjukkan bahwa metode pendampingan langsung yang kontekstual dan partisipatif efektif mempercepat adopsi literasi digital dan administrasi keuangan pada segmen UMKM mikro.
Copyrights © 2026