Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan publik serta mengidentifikasi tantangan administratif dalam penyediaan layanan kesehatan ibu dan anak di Kota Bekasi. Fokus penelitian diarahkan pada kebijakan pemberian ASI eksklusif sebagai bagian dari program Kota Layak Anak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis kebijakan (policy analysis) dan pendekatan studi kasus. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari dokumen kebijakan, laporan instansi pemerintah, serta literatur ilmiah yang relevan. Analisis dilakukan menggunakan model implementasi kebijakan Edward III yang meliputi komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan telah berjalan cukup baik, ditandai dengan meningkatnya cakupan ASI eksklusif. Namun demikian, masih terdapat tantangan pada aspek komunikasi yang belum merata, keterbatasan sumber daya, serta belum optimalnya sistem monitoring dan evaluasi. Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu memperkuat strategi komunikasi, meningkatkan kapasitas sumber daya, dan mengembangkan sistem evaluasi kebijakan yang lebih terukur
Copyrights © 2025