Potensi keanekaragaman tumbuhan di lingkungan sekolah SMKs Kesehatan Bali Medika Denpasar yang bermanfaat obat-obatan masih banyak diabaikan dan belum dimanfaatkan. Salah satu hal yang penting dalam mempertahankan keberadaan tumbuhan obat adalah dengan cara melakukan edukasi konservasi tumbuhan obat.Tujuan kegiatan PkM ini adalah meningkatkan pengetahuan dan pemahaman, serta keaktifan peserta didik dalam melakukan konservasi tumbuhan obat melalui pemanfaatan dalam kegiatan pembelajaran. Metode yang digunakan adalah observasi, sosialisasi, pelatihan melalui Focus Group Discussion (FGD), dan dokumentasi. One group pre-test post-test design digunakan dan analisis data menggunakan Paired sample T-Test. Berdasarkan hasil angket tentang pengetahuan peserta didik sebelum dan setelah edukasi konservasi dilakukan, maka diperoleh hasil peningkatan rata-rata pengetahuan tumbuhan obat peserta didik sebesar 14,82%. Berdasarkan hasil uji t test diperoleh t hitung 15,424 t tabel 2,048, dengan nilai signifikansi 0,000 0,005. Hal ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan dari pengetahuan peserta didik sebelum dan setelah sosialisasi edukasi konservasi dilakukan. Dapat disimpulkan edukasi konservasi tumbuhan obat dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman, serta keaktifan peserta didik dalam melakukan konservasi tumbuhan obat melalui pemanfaatan dalam kegiatan pembelajaran di SMKs Kesehatan Bali Medika Denpasar.
Copyrights © 2026