Penelitian ini bertujuan menganalisis penggunaan sumber belajar pada pembelajaran Pendidikan Pancasila kelas IV di SDN Hedhazita berdasarkan enam komponen sumber belajar menurut AECT, yaitu pesan, orang, bahan, alat, teknik, dan lingkungan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi pada 6 pertemuan pembelajaran, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi guru Pendidikan Pancasila dan 22 siswa kelas IV. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan/verifikasi dengan pemetaan temuan ke dalam komponen AECT. Keabsahan data diperkuat melalui triangulasi teknik dan sumber serta member checking terbatas kepada guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan sumber belajar dengan kecenderungan dominan pada sumber belajar orang dan lingkungan. Teknik pembelajaran aktif seperti diskusi, bermain peran, dan simulasi musyawarah mendukung keterlibatan siswa dan pemahaman nilai Pancasila. Kendala utama yang ditemukan meliputi keterbatasan pemanfaatan media/teknologi, dan dominasi bahan ajar cetak. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan integrasi sumber belajar dan dukungan sekolah untuk meningkatkan pembelajaran Pendidikan Pancasila yang lebih kontekstual dan partisipatif.
Copyrights © 2026