Guru memegang peran sentral dalam menanamkan sikap disiplin pada anak usia dini sebagai fondasi pembentukan karakter, dengan metode time out sebagai teknik utama berupa pemberian waktu jeda untuk menenangkan diri dan merefleksikan perilaku tidak sesuai. Pendekatan ini tidak hanya mengoreksi perilaku negatif, tetapi juga membangun kontrol diri dan tanggung jawab melalui pendampingan edukatif serta sinergi konsisten antara sekolah dan orang tua. Penelitian ini menggali implementasi metode time out dalam membentuk disiplin anak di PAUD Harapan Bunda, Desa Pulau Tengah, Kecamatan Pangean, Kabupaten Kuantan Singingi, beserta faktor pendukung dan penghambatnya. Tujuannya adalah mengidentifikasi proses penerapan metode tersebut dan faktor-faktor pengaruhnya. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpul melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dari kepala sekolah, guru, serta anak. Hasil menunjukkan guru menerapkan time out secara terstruktur: pemberian peringatan, penempatan di area tenang, diikuti bimbingan dan kasih sayang. Indikator disiplin yang terbentuk meliputi kepatuhan aturan kelas, pengendalian emosi, dan tanggung jawab tugas. Faktor pendukung mencakup keteladanan guru, lingkungan nyaman, serta komunikasi efektif. Penghambat meliputi inkonsistensi pola asuh keluarga, pengaruh lingkungan luar sekolah, dan pemahaman terbatas orang tua terhadap metode ini. Secara keseluruhan, penerapan time out yang konsisten dan penuh empati terbukti efektif membentuk disiplin positif pada anak usia dini.
Copyrights © 2026