Artikel ini menganalisis pelaksanaan program Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) mahasiswa FISIP Universitas Tanjungpura di Desa Bakau, Kabupaten Sambas. Program dilaksanakan selama 3 hari dengan melibatkan 11 mahasiswa yang berkolaborasi dengan pemerintah desa dan masyarakat. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan Participatory Action Research (PAR). Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik Miles dan Huberman. Tiga kegiatan utama yang dilaksanakan adalah pembuatan papan nama desa, pengecatan pagar dan pembersihan Surau Al-Iklas, serta penyuluhan kesehatan produk pada makanan. Hasil menunjukkan pendekatan partisipatif efektif menggerakkan partisipasi masyarakat dengan tingkat keterlibatan mencapai lebih dari 60% di setiap kegiatan. Sosialisasi kesehatan produk makanan meningkatkan skor pengetahuan masyarakat dari 42,8 menjadi 81,3. Program ini berhasil memperkuat identitas wilayah, meningkatkan kualitas fasilitas keagamaan, dan meningkatkan literasi konsumen tentang keamanan pangan. Kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat menciptakan rasa kepemilikan terhadap hasil pembangunan serta memberikan dampak pemberdayaan melalui peningkatan kapasitas masyarakat dan penguatan modal sosial.
Copyrights © 2026