Dismenore atau nyeri saat menstruasi merupakan keluhan yang sering dialami oleh remaja putri akibat kontraksi berlebih pada otot rahim selama menstruasi. Kurangnya pengetahuan anak perempuan mengenai penyebab dan cara mengatasi disminore dapat menimbulkan ketidaknyamanan dan mengganggu aktivitas belajar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswi sekolah dasar mengenai dismenore dan cara penanganannya melalui kegiatan penyuluhan. Metode yang digunakan meliputi ceramah dan sesi tanya jawab yang diberikan kepada 12 siswi kelas VI SDN 28 Pekanbaru yang telah memasuki masa pubertas. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk menilai perubahan pengetahuan peserta. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, di mana kategori pengetahuan “baik” meningkat dari 50% menjadi 90%. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi dan memahami berbagai cara penanganan nonfarmakologis seperti kompres hangat, olahraga ringan, relaksasi, serta menjaga pola makan sehat. Dengan demikian, penyuluhan kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesiapan anak perempuan menghadapi masa menstruasi secara sehat dan positif.
Copyrights © 2026