Desa Lawalu, Kabupaten Malaka, adalah salah satu wilayah di provinsi NTT yang paling rawan bencana banjir berulang setiap tahun. Karena itu Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat. Beberapa masalah utama yang diidentifikasi adalah kurangnya pengetahuan aparat desa dan warga tentang manajemen penanggulangan bencana serta kurangnya keterampilan dalam tanggap darurat saat bencana terjadi. Sebagai solusi, PKM ini menawarkan dua kegiatan utama. Pertama, pelatihan kepada aparat desa dan warga mengenai manajemen penanggulangan bencana. Kedua, simulasi penanggulangan banjir. Metode pelaksanaan PKM mencakup beberapa tahapan, yaitu pra-kegiatan, pelaksanaan, serta monitoring dan evaluasi. Pada tahap awal, dilakukan sosialisasi kepada pemerintah desa, identifikasi peserta, serta penyusunan jadwal dan pemilihan narasumber. Pada tahap pelaksanaan, kegiatan meliputi pelatihan manajemen bencana dan simulasi tanggap darurat yang akan melibatkan TAGANA (Taruna Siaga Bencana) Kabupaten Malaka. Tahap monitoring dilakukan untuk memastikan keberlanjutan program, termasuk evaluasi hasil pelatihan dengan metode pre-test dan post-test. Kegiatan PKM ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan aparat serta pemuda Desa Lawalu dalam manajemen penanggulangan bencana, dengan lebih dari 80% peserta menunjukkan peningkatan pemahaman setelah pelatihan. Selain itu, peserta juga mampu menerapkan langkah penyelamatan dan evakuasi korban secara tepat saat simulasi bencana banjir.
Copyrights © 2026