Karies gigi berhubungan dengan pengetahuan menjaga kebersihan gigi dan mulut. Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan menjaga kesehatan gigi dan mulut yaitu dengan cara penyuluhan. Pengetahuan akan meningkat setelah dilakukan penyuluhan. Media penyuluhan terdiri dari media audio, media visual, dan media audiovisual. Media audio antara lain radio, tape recorder, dan compact disc (CD). Media visual yaitu poster, leaflet, dan spanduk sedangkan media audio visual adalah film, televisi, dan video. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan rancangan post comparative design. Pengambilan data dilakukan untuk mengetahui perbandingan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut sebelum dan sesudah penyuluhan dengan menggunakan metode visual dan audiovisual di SDN Melong Asih Mandiri 7 kelas VI. Tingkat pengetahuan sesudah penyuluhan pada siswa kelas VI SDN Melong Asih Mandiri 7 dengan kategori baik sebanyak 86,7%, kategori cukup 5,0%, dan kategori kurang sebanyak 8,3%. Media atau alat peraga dalam promosi kesehatan dapat diartikan sebagai alat bantu untuk promosi kesehatan yang dapat dilihat, didengar, diraba, dirasa atau dicium, untuk memperlancar komunikasi dan penyebarluasan informasi.
Copyrights © 2026