Katekese partisipatif adalah pendekatan penting untuk membangun kesadaran spiritual dan karakter anak secara holistik. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini mengatasi keterbatasan metode katekese tradisional yang satu arah di daerah pedalaman, khususnya Desa Sengayan. Tujuan utamanya adalah menganalisis peran katekese partisipatif dalam meningkatkan kesadaran spiritual dan pembentukan karakter anak di konteks tersebut. Metode yang digunakan adalah Aksi Partisipatif (PAR), berfokus pada solusi praktis melalui implementasi selama 6 bulan. Kegiatan melibatkan 25 anak usia 3-12 tahun. Data dikumpulkan secara kualitatif melalui observasi perilaku terstruktur, wawancara mendalam dengan orang tua/katekis, serta analisis naratif refleksi anak. Hasil kualitatif menunjukkan perubahan perilaku signifikan, mencakup: peningkatan keterlibatan aktif (antusiasme 90%), munculnya inisiatif kolaboratif (karakter/empati), dan kemampuan menghubungkan ajaran iman dengan kehidupan sehari-hari (kesadaran spiritual). Ini membuktikan bahwa katekese partisipatif berbasis PAR merupakan sarana strategis yang efektif untuk menginternalisasi nilai-nilai iman dan membentuk fondasi rohani yang matang di tengah keterbatasan.
Copyrights © 2026