Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pemahaman siswa tentang konsep bela negara dan perilaku anti radikalisme dengan sikap patriotisme pada siswa SMK PUI Bogor. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei korelasional. Sampel penelitian berjumlah 80 responden yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Instrumen penelitian terdiri atas tes pemahaman konsep bela negara serta angket skala Likert untuk mengukur perilaku anti radikalisme dan sikap patriotisme. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan analisis korelasi untuk mengetahui hubungan antarvariabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman siswa tentang konsep bela negara berada pada kategori tinggi dengan tingkat pencapaian sebesar 84,13%. Perilaku anti radikalisme siswa juga berada pada kategori baik dengan tingkat pencapaian sebesar 81,56%, sedangkan sikap patriotisme siswa berada pada kategori tinggi dengan tingkat pencapaian sebesar 82,76%. Hasil analisis korelasi menunjukkan bahwa pemahaman konsep bela negara memiliki hubungan positif dengan sikap patriotisme dengan koefisien korelasi sebesar r = 0,069 dan kontribusi sebesar 0,5%. Perilaku anti radikalisme memiliki hubungan positif dengan sikap patriotisme dengan koefisien korelasi sebesar r = 0,227 dan kontribusi sebesar 5,2%. Secara simultan, pemahaman konsep bela negara dan perilaku anti radikalisme memiliki hubungan positif dengan sikap patriotisme dengan koefisien korelasi sebesar r = 0,259 dan kontribusi sebesar 6,7%. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pembentukan sikap patriotisme tidak hanya dipengaruhi oleh pemahaman konsep kebangsaan, tetapi juga oleh perilaku sosial yang mencerminkan penolakan terhadap ideologi ekstrem.
Copyrights © 2026