Pemahaman mengenai gaya belajar merupakan aspek yang harus diperhatikan dalam pelatihan maritim karena fokus dalam proses pembelajarannya adalah menguasai keterampilan yang bersifat teknis dan dapat diaplikasikan. Akan tetapi, studi empiris mengenai gaya belajar pada kadet maritim di Indonesia masih belum banyak dikaji, khususnya di STIP Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gaya belajar yang dominan pada kadet STIP, menganalisis hubungan dari gaya belajar terhadap pencapaian akademik dan performa praktik lapangan, serta mendapatkan rumusan strategi pembelajaran adaptif berbasis gaya belajar yang mendukung nilai-nilai keselamatan dan keberlanjutan laut dalam konteks pendidikan pelayaran. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan desain penelitian deskriptif-korelasional, dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Pengumpulan data penelitian diperoleh melalui kuesioner VARK Learning Style yang telah disesuaikan dengan karakteristik bidang pelayaran. Dalam pelaksanaannya, subjek penelitian meliputi 511 kadet yang tengah berada di semester I, III, VII, dan VIII. Hasil penelitian menunjukan bahwa gaya belajar kinestetik merupakan gaya belajar yang paling dominan bagi keseluruhan kadet dengan persentase sebesar 34,56%, diikuti oleh gaya belajar auditori (25,65%), read/write (21,02%), dan visual (18,78%). Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis praktik dan simulasi yang melibatkan gerakan fisik lebih efektif jika diterapkan dalam pembelajaran kadet maritim.
Copyrights © 2026