Background: Pesatnya perkembangan industri Unmanned Aerial Vehicle (UAV) membuka peluang besar bagi lulusan pendidikan vokasi untuk terlibat dalam sektor teknologi dan rekayasa. Namun, keterbatasan fasilitas praktik dan dominasi pembelajaran teoritis di SMK menjadi tantangan dalam menyiapkan lulusan yang siap kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pelatihan UAV berbasis praktik bagi siswa SMK Angkasa 1 Jakarta guna meningkatkan daya saing dan keterampilan teknis mereka. Metode: Metode pelatihan yang diterapkan mencakup sosialisasi, demonstrasi, dan pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning), yang diikuti oleh 30 siswa dari jurusan teknik terkait. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi, dan kuesioner. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan skor pengetahuan siswa dari 79,43 menjadi 88,00 (p = 0,007). Hasil kuesioner menunjukkan tingkat kepuasan siswa dan guru yang tinggi, dengan rata-rata skor di atas 4,00 dari skala 5. Observasi juga mengungkap keterlibatan aktif siswa serta tantangan dalam hal keterbatasan fasilitas dan tenaga pengajar. Kesimpulan: Kesimpulannya, pelatihan UAV berbasis praktik terbukti efektif meningkatkan kompetensi siswa dan layak untuk diintegrasikan ke dalam kurikulum atau kegiatan ekstrakurikuler di SMK.
Copyrights © 2026