Background: UMKM Batik di Batam menghadapi tantangan dalam kapasitas produksi, pemanfaatan teknologi, dan pemasaran produk, yang menghambat daya saing mereka. Program Pengembangan UMKM XYZ oleh PT PLN Batam bertujuan untuk memberdayakan pengrajin batik dengan memberikan dukungan peralatan, pelatihan, dan integrasi pemasaran digital, yang merupakan pendekatan baru untuk memperluas pasar produk batik Batam secara lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak ekonomi dan sosial dari Program Pengembangan UMKM XYZ menggunakan pendekatan Social Return on Investment (SROI). Metode: Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara, dan analisis SROI untuk mengukur dampak sosial dan ekonomi dari investasi yang diberikan PT PLN Batam. Hasil: Program ini menghasilkan nilai SROI sebesar 1,13, yang berarti setiap Rp1 yang diinvestasikan memberikan manfaat sebesar Rp1,13. Program ini meningkatkan pendapatan pengrajin batik sebesar 30% dan meningkatkan keterampilan serta pemasaran digital mereka. Inovasi utama dalam program ini adalah penerapan pemasaran digital yang berhasil memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing UMKM XYZ, dengan dampak positif pada aspek ekonomi dan sosial. Kesimpulan: Program ini menunjukkan efektivitas intervensi dalam pemberdayaan UMKM, namun perlu ada pelatihan lanjutan dan pengembangan jaringan pasar untuk keberlanjutan dampaknya.
Copyrights © 2026