Background: Program Pemberdayaan Desa Binaan (PDB) Universitas Djuanda dilaksanakan di Desa Bojong Murni, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor. Pemilihan desa didasarkan pada kedekatan lokasi dengan kampus, keterlibatan sebagai lokasi KKN, serta sinergi dengan mahasiswa dan pemerintah desa. Permasalahan mitra meliputi keterbatasan bahan baku dan produksi minyak atsiri skala pilot, belum adanya uji mutu, keterbatasan hilirisasi produk, minimnya pembelajaran lingkungan di Pesantren Alam Pangrango, serta rendahnya kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan. Tujuan: Tujuan program adalah meningkatkan produksi dan pemasaran tanaman serta minyak atsiri, mengembangkan produk hilirisasi berupa parfum dan sabun cair, meningkatkan keterampilan budidaya ikan sistem bioflok dan tanaman akuaponik, serta produksi cornblock plastik. Metode: Metode pelaksanaan meliputi persiapan, sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, evaluasi, dan keberlanjutan. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan mitra, peningkatan pemasaran dari skor 1 menjadi 3, serta peningkatan pendapatan dari skor 2 menjadi 4. Luaran tambahan berupa rekognisi SKS mahasiswa, publikasi di media massa, karya audio-visual, poster, serta artikel ilmiah yang disubmit pada jurnal terindeks SINTA. Kesimpulan: Program ini memberikan manfaat nyata bagi mitra dan memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan desa berkelanjutan.
Copyrights © 2026