Background: Keluhan muskuloskeletal merupakan masalah kesehatan kerja yang umum dialami oleh pekerja gudang akibat aktivitas fisik berulang, postur kerja tidak ergonomis, dan minimnya jeda peregangan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menurunkan keluhan muskuloskeletal pada pekerja gudang PT Asia Cakra Ceria Plastik Surakarta melalui penerapan model workplace stretching exercise yang sederhana, terstruktur, dan terintegrasi ke dalam rutinitas kerja harian sebagai bagian dari budaya kerja sehat. Metode: Kegiatan ini menggunakan pendekatan kombinasi berupa pendidikan kesehatan, pelatihan, dan advokasi untuk menurunkan keluhan muskuloskeletal pada pekerja gudang. Intervensi dilakukan melalui penyuluhan, pelatihan 20 gerakan workplace stretching exercise, serta pendampingan rutin selama dua minggu kerja. Evaluasi dilakukan secara kuantitatif menggunakan kuesioner Nordic Body Map sebelum dan sesudah intervensi, dan dianalisis dengan uji paired t-test serta Cohen’s untuk menilai efektivitas program. Hasil: Program workplace stretching exercise yang diterapkan selama dua minggu berhasil menurunkan rata-rata skor keluhan muskuloskeletal pekerja gudang dari 53,2 menjadi 48,9 berdasarkan kuesioner Nordic Body Map. Hasil uji statistik menunjukkan penurunan tersebut signifikan secara statistik (p = 0,005) dengan efek intervensi sedang (Cohen’s d = 0,704). Temuan ini mengindikasikan bahwa intervensi stretching yang sederhana dan terstruktur memberikan dampak nyata dalam mengurangi keluhan nyeri otot dan rangka pada pekerja gudang. Kesimpulan: Program workplace stretching exercise efektif menurunkan keluhan muskuloskeletal dan membentuk kebiasaan kerja sehat pada pekerja gudang, dengan potensi keberlanjutan melalui dukungan manajemen dan pendampingan ergonomi lanjutan.
Copyrights © 2026