This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) Jurnal Kesehatan Masyarakat Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesehatan Masyarakat (IKESMA) Jurnal Ilmu Komunikasi Speed - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014 Global Medical and Health Communication JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN (Journal of Environmental Health) The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health Journal of Industrial Hygiene and Occupational Health (JIHOH) Kesmas Indonesia: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Journal Of Vocational Health Studies Jurnal Kesehatan Vokasional Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics) AcTion: Aceh Nutrition Journal Jurnal SOLMA Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesian Journal of Medicine Journal of Maternal and Child Health Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) IJMS - Indonesian Journal on Medical Science Manuju : Malahayati Nursing Journal Jurnal Keperawatan Terpadu (Integrated Nursing Journal) Jurnal Abdi Insani Budimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala Jurnal Kebidanan Khatulistiwa Miracle Journal Of Public Health (MJPH) Journal SAGO Gizi dan Kesehatan Jurnal Kesmas Jambi Proceedings of the International Conference on Nursing and Health Sciences Journal of Health and Nutrition Research Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran (JURRIKE) Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Eduvest - Journal of Universal Studies Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat Jurnal Cakrawala Maritim Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Journal of Global Research in Public Health Jurnal Info Kesehatan Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

PERBEDAAN GANGGUAN MUSKULOSKELETAL PEMBATIK WANITA DENGAN DINGKLIK DAN KURSI KERJA ERGONOMIS Sumardiyono, Sumardiyono; Ada, Yeremia Rante
Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 9, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Posisi kerja pekerja batik tulis saat ini sebagian besar menggunakan dingklik sehingga posisi kerja menjadi membungkuk yang berisiko mengalami gangguan muskuloskeletal. Secara ergonomis, posisi kerja tersebut harus dirubah sehingga posisi kerja menjadi lebih alami. Masalah penelitian adalah bagaimana perbedaan gangguan muskuloskeletal pada pekerja yang menggunakan dingklik dan kursi ergonomis. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan gangguan muskuloskeletal pada pekerja yang menggunakan dingklik dan kursi ergonomis. Metode penelitian eksperimental quasi dengan pendekatan one group pre and posttest design. Populasi penelitian seluruh pekerja industri Batik Sragen. Sampel sebanyak 50 orang menggunakan quota random sampling. Tingkat gangguan muskuloskeletal diukur menggunakan kuesioner Nordic body map. Analisis statistik menggunakan  test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan keluhan muskuloskeletal sebelum dan sesudah menggunakan kursi ergonomis (p=0,035). Simpulan penelitian, kursi kerja ergonomis menurunkan risiko keparahan gangguan muskuloskeletal.Now, batik workers working position mostly use “dingklik” so work position becomes bent, and it is risk of musculoskeletal disorders. Ergonomically, that working position should be changed becomes more natural position. Research problem was how musculoskeletal disorders differences in workers who use “dingklik” and ergonomic chairs. Research purpose was to determine musculoskeletal disorders differences in workers who use “dingklik” and ergonomic chairs. Quasi- experimental research method by one group pre and posttest design. Population study were Sragen Batik industry workers. Sample of 50 people using by quota random sampling. The rate of musculoskeletal disorders were measured by questionnaire Nordic body map. Statistical analysis using the test. The result showed there were differences in musculoskeletal complaints before and after using ergonomic chairs (p=0.035). The conclusion, ergonomic chair can reduce risk of musculoskeletal disorders.
PERBEDAAN GANGGUAN PENDENGARAN PEKERJA TERPAPAR BISING INDUSTRI DI SURAKARTA ANTARA PEKERJA MEMAKAI ALAT PELINDUNG TELINGA DAN PEKERJA TIDAK MEMAKAI ALAT PELINDUNG TELINGA Rinawati, Seviana; Utari, Siti; Sumardiyono, Sumardiyono
Proceeding Seminar LPPM UMP 2015: Buku III Bidang Ilmu Kesehatan dan Sains Teknik, Proceeding Seminar Nasional LPPM 2015, 26 Se
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bising yang melebihi Nilai Ambang Batas pada industri dapat berisiko gangguan pendengaran terutama pada pekerja tidak memakai alat pelindung telinga yang disediakan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perbedaan Gangguan Pendengaran Pekerja Terpapar Bising Industri di Surakarta antara Pekerja Memakai Alat Pelindung Telinga dan Pekerja Tidak Memakai Alat Pelindung Telinga. Metode Penelitian  yang digunakan merupakan penelitian survey analitik, desain cross sectional. Populasi : 305 pekerja dengan sampel penelitian secara purposive sampling (kriteria inklusi dan eksklusi) sejumlah 67 orang masing-masing pada pekerja memakai dan tidak memakai APT. Analisis data menggunakan uji Mann- Whitney (ρ<0,05). Hasil Penelitian Menunjukkan gangguan pendengaran tinggi pada pekerja tidak memakai APT, memiliki risiko gangguan pendengaran 3,35 kali lebih besar daripada yang memakai APT dan adanya perbedaan tersebut ditunjukkan dengan nilai p = 0,002. Dari penelitian  menunjukkan ada Perbedaan Gangguan Pendengaran Pekerja Terpapar Bising Industri di Surakarta antara Pekerja Memakai APT dan Pekerja Tidak Memakai APT. Disarankan seleksi masuk pekerja dilakukan tes kesehatan telinga dan disiplin memakai APTKata Kunci : Alat Pelindung Telinga, Bising industri, Gangguan pendengaran
PENGARUH INDEKS MASSA TUBUH (IMT) TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PEKERJA YANG TERPAPAR BISING INDUSTRI DI SURAKARTA Sumardiyono, Sumardiyono; Ada, Yeremia Rante; Wijayanti, Reni; Rinawati, Seviana
Proceeding Seminar LPPM UMP 2015: Buku III Bidang Ilmu Kesehatan dan Sains Teknik, Proceeding Seminar Nasional LPPM 2015, 26 Se
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi menjadi masalah global, diperkirakan lebih dari satu dari tiga orang dewasa usia 25 tahun ke atas atau sekitar satu miliar orang di seluruh dunia mengalami hipertensi. Penyakit itu mengakibatkan hampir 9,4 juta kematian akibat serangan jantung dan stroke setiap tahun. Salah satu faktor internal penyebab hipertensi adalah kegemukan, sedangkan faktor eksternal adalah paparan bising industri pada tenaga kerja. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah karyawan perusahaan tekstil di Surakarta. Pemilihan sampel menggunakan purposive quota sampling. Sampel berjumlah 170 orang untuk pekerja yang terpapar bising melebihi NAB dan 110 orang untuk pekerja yang terpapar bising kurang dari NAB. Uji statistik menggunakan Chi Square Test. Hasil uji menunjukkan: 1) pada pekerja yang terpapar bising melebihi NAB, pekerja gemuk/obesitas berisiko mengalami hipertensi 6 kali dibanding normal/kurus (p=0,000; OR=6,104; 95%CI: 3,078-12,102); 2) pada pekerja yang terpapar bising di bawah NAB, pekerja gemuk/obesitas berisiko mengalami hipertensi 2 kali dibanding normal/kurus (p=0,027; OR=2,364; 95%CI: 1,094-5,106). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kebisingan yang melebihi NAB dapat menyebabkan risiko hipertensi yang lebih besar. Kata kunci : Bising, IMT, Tekanan Darah
HUBUNGAN ANTARA UMUR DAN LAMA TINGGAL DENGAN GANGGUAN PENDENGARAN PADA MASYARAKAT YANG TERPAPAR BISING JALAN RAYA DI SURAKARTA Ada, Yeremia Rante; Sumardiyono, Sumardiyono; Utari, Cr. Siti
Proceeding Seminar LPPM UMP 2015: Buku III Bidang Ilmu Kesehatan dan Sains Teknik, Proceeding Seminar Nasional LPPM 2015, 26 Se
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebisingan adalah suara yang tidak dikehendaki. Tiga faktor penyebab gangguan pendengaran karena bising adalah frekuensi, intensitas, dan waktu. Frekuensi bising berhubungan dengan tinggi rendahnya nada suara, intensitas berhubungan dengan kerasnya suara, sedangkan waktu berhubungan dengan lamanya paparan. Efek bising juga dipengaruhi oleh usia, kesehatan umum, jarak dengan sumber bising, dan jenis bising. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kebisingan terhadap masyarakat yang bertempat tinggal di sekitar jalan raya di Surakarta. Penelitian ini menggunakan jenis observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah penduduk sekitar jalan raya dengan intensitas bising 65-73 dB di wilayah Surakarta Jawa Tengah. Sampel diambil melalui quota sampling berjumlah 55 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Ada hubungan antara umur dengan tingkat ketulian telinga kanan (p=0,046), telinga kiri (p=0,042), dan tingkat ketulian telinga ganda (p=0,006) pada penduduk di sekitar jalan raya, 2) Tidak ada hubungan signifikan antara lama tinggal dengan tingkat ketulian telinga kanan (p = 0,532), dengan telinga kiri (p = 0,335) maupun tingkat ketulian telinga ganda (p = 0,301) pada penduduk di sekitar jalan raya.  Kesimpulan dari penelitian ini, faktor umur memiliki hubungan dengan gangguan pendengaran masyarakat sekitar jalan raya, sedangkan lama tinggal tidak berpengaruh pada  gangguan pendengaran  masyarakat sekitar jalan raya.Kata kunci: Gangguan Pendengaran, Kebisingan, Lama Tinggal, Umur
Pengaruh kursi ergonomis terhadap Gangguan muskuloskleletal ., Sumardiyono
Speed - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Vol 3, No 1 (2011): Speed 9 - 2011
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.338 KB) | DOI: 10.3112/speed.v3i1.891

Abstract

Tujuan: Untuk membantu pekerja mengatasi gangguan muskuloskleletal yang disebabkan karena sikap kerja yang tidak ergonomis khususnya pekerja wanita bagian pola di industri batik.   Metode: Jenis penelitian eksperimental Quasi. Sampel yang digunakan 25 orang semuanya wanita diambil dari populasi sejumlah 40 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling. Untuk menguji perbedaan gangguan muskuloskleletal sebelum dan sesudah menggunakan kursi ergonomis digunakan analisis statistik paired t-test. Hasil: Diperoleh hasil yang signifikan (t = 16.74; p = 0.000), berarti ada perbedaan rata-rata skor keluhan muskuloskleletal sebelum dan sesudah tenaga kerja menggunakan kursi ergonomis. Simpulan: Kursi ergonomis bermanfaat untuk menurunkan gangguan muskuloskleletal pada pekerja industri batik, khususnya bagian pola.   Kata Kunci        : Kursi Ergonomis, Gangguan Muskuloskleletal
Faktor Risiko Hipertensi Pada Pasien Poliklinik Puskesmas Pajang Surakarta Hypertension Risk Factors in Polyclinic Patients of Pajang Public Health Center Surakarta ., Sumardiyono; - Universitas Sebelas Maret Surakarta, Yusiska Wahyu I
IJMS - Indonesian Journal on Medical Science Vol 4, No 2 (2017): IJMS 2017
Publisher : IJMS - Indonesian Journal on Medical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.186 KB)

Abstract

Abstract: Hypertension is a chronic disease, when blood pressure rises above normal blood pressure, ie systolic blood pressure 140 mmHg or more and diastolic blood pressure 90 mmHg or more. Patients with hypertension often don’t show symptoms and only realized the condition if hypertension has caused complications in the heart, blockage of blood vessels, until the rupture of blood vessels in the brain resulting in death, so hypertension is often referred to as "the silent killer”. There was several risk factors that affect the incidence of hypertension, some of which can be modified. This study aims to determine the risk factors of hypertension in patients Polyclinic of Pajang Public Health Center Surakarta. This research is an observational analytic research with cross sectional approach. The subjects of this research are patient of Polyclinic of Pajang Public Health Center Surakarta. for 60 people through purposive quota sampling technique. The independent variables of this study were hypertension risk factors as measured by questionnaire. The dependent variable of this research is hypertension. The results of the study on each variable showed a significant relationship (significant) between age risk factors and consumption of foods high in saturated fat with the incidence of hypertension. Hypertension risk factors in patients of Pajang Public Health Center Surakarta among others age and consumption of foods high in saturated fat.Keywords: Hypertension, Public Health Center.  Abstrak: Hipertensi merupakan penyakit kronis dimana tekanan darah meningkat di atas tekanan darah normal, yaitu tekanan darah sistolik 140 mmHg atau lebih dan tekanan darah diastolik 90 mmHg atau lebih. Penderita hipertensi sering tidak menampakkan gejala dan baru menyadari kondisinya jika hipertensi sudah menimbulkan komplikasi pada jantung, penyumbatan pembuluh darah, hingga pecahnya pembuluh darah di otak yang berakibat kematian, sehingga hipertensi sering disebut sebagai “the silent killer.” Terdapat beberapa faktor risiko yang mempengaruhi kejadian hipertensi, sebagian diantaranya dapat dimodifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko hipertensi pada pasien Poliklinik Puskesmas Pajang Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian adalah pasien Poliklinik Puskesmas Pajang Surakarta sebanyak 60 orang diambil melalui teknik purposive quota random sampling. Variabel bebas penelitian ini adalah faktor risiko hipertensi yang diukur dengan kuesioner. Variabel terikat penelitian ini adalah hipertensi. Hasil penelitian pada masing-masing variabel menunjukkan hubungan yang bermakna (signifikan) antara faktor risiko usia dan konsumsi makanan tinggi lemak jenuh dengan kejadian hipertensi. Faktor risiko hipertensi pada pasien Poliklinik Puskesmas Pajang Surakarta antara lain usia dan konsumsi makanan tinggi lemak jenuh. Kata Kunci: Hipertensi, Puskesmas.
Skrining dan Edukasi Gangguan Pendengaran Pada Anak Sekolah Martini, Endang; Probandari, Ari; Pratiwi, Dewi; Universitas Sebelas Maret Surakarta, Sumardiyono -
IJMS - Indonesian Journal on Medical Science Vol 4, No 1 (2017): IJMS-2017
Publisher : IJMS - Indonesian Journal on Medical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.74 KB)

Abstract

Abstract: Hearing problems among children should be detected early because it will influence child’s speech ability development. Unlike the other disability, hearing disability in children is not clearly visible. Hearing disabilities in children can cause problems in language learning that then lead to disorders of social ability and emotional disorders. The purpose of this study was to describe the results of the examination of ear function among school children and to educate healthy behaviors in children. The research method used a descriptive observational study. Data of hearing loss was obtained by interviews. The screening of hearing lost was performed by Ear-Nose-Throat specialists. The subjects were elementary school children grade 1 in a public elementary school at Surakarta. The findings showed 80% of the students always perform diligent ear cleaning, 80% of them used cotton bud for ear cleaning, and 88% perceived none ear disorders. About 24% and 79% of the students had ear cerumen probe in the private and public elementary school respectively. The overall screening cerumen found in the ear canal by 33% of the total number of children examined. For education, the children followed a coloring contest image "clean and healthy living behavior".Keywords: Screening, Education, Hearing, School Children Abstrak: Gangguan fungsi pendengaran pada anak perlu dideteksi sedini mungkin mengingat peranan fungsi pendengaran sangat penting dalam proses perkembangan bicara. Berbeda dengan keadaan cacat tubuh yang lain, cacat dengar pada anak tidak terlihat dengan jelas. Cacat dengar pada anak dapat menyebabkan gangguan dalam berbahasa, baik untuk menerima maupun menyampaikan pesan yang selanjutnya mengakibatkan gangguan sosialisasi dan gangguan emosional. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan hasil pemeriksaan telinga pada anak-anak sekolah dan memberikan edukasi perilaku hidup bersih dan sehat pada anak-anak. Metode penelitian menggunakan jenis observasional deskriptif dengan penyajian data secara kuantitatif. Data skrining gangguan pendengaran diperoleh dengan wawancara, sedangkan penilaian kesehatan telinga dilakukan pemeriksaan serumen pada liang telinga yang dilakukan oleh dokter spesialis THT-KL. Subjek sasaran anak SD kelas 1 yang dilakukan pada satu sekolah dasar negeri dan satu sekolah dasar swasta di Surakarta. Hasil observasi menunjukkan bahwa 80% subjek rajin membersihkan telinga, alat yang digunakan untuk membersihkan telinga 80% menggunakan cotton bud, dan sebelum pemeriksaan dilakukan 88% menyatakan tidak merasa ada gangguan telinga. Hasil pemeriksaan serumen liang telinga pada anak di SD swasta ditemukan 24% ada serumen, sedangkan pada anak di SD negeri ditemukan 79% ada serumen. Sedangkan skrining secara keseluruhan ditemukan serumen pada liang telinga sebesar 33% dari total anak yang diperiksa. Untuk edukasi, anak-anak mengikuti lomba mewarnai gambar “perilaku hidup bersih dan sehat”. Kata Kunci: Skrining, Edukasi, Gangguan Pendengaran, Anak Sekolah
PERBEDAAN GANGGUAN MUSKULOSKELETAL PEMBATIK WANITA DENGAN DINGKLIK DAN KURSI KERJA ERGONOMIS Sumardiyono, Sumardiyono; Ada, Yeremia Rante
KEMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 9, No 2 (2014)
Publisher : Department of Public Health, Faculty of Sport Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kemas.v9i2.2842

Abstract

Posisi kerja pekerja batik tulis saat ini sebagian besar menggunakan dingklik sehingga posisi kerja menjadi membungkuk yang berisiko mengalami gangguan muskuloskeletal. Secara ergonomis, posisi kerja tersebut harus dirubah sehingga posisi kerja menjadi lebih alami. Masalah penelitian adalah bagaimana perbedaan gangguan muskuloskeletal pada pekerja yang menggunakan dingklik dan kursi ergonomis. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan gangguan muskuloskeletal pada pekerja yang menggunakan dingklik dan kursi ergonomis. Metode penelitian eksperimental quasi dengan pendekatan one group pre and posttest design. Populasi penelitian seluruh pekerja industri Batik Sragen. Sampel sebanyak 50 orang menggunakan quota random sampling. Tingkat gangguan muskuloskeletal diukur menggunakan kuesioner Nordic body map. Analisis statistik menggunakan  test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan keluhan muskuloskeletal sebelum dan sesudah menggunakan kursi ergonomis (p=0,035). Simpulan penelitian, kursi kerja ergonomis menurunkan risiko keparahan gangguan muskuloskeletal.Now, batik workers working position mostly use “dingklik” so work position becomes bent, and it is risk of musculoskeletal disorders. Ergonomically, that working position should be changed becomes more natural position. Research problem was how musculoskeletal disorders differences in workers who use “dingklik” and ergonomic chairs. Research purpose was to determine musculoskeletal disorders differences in workers who use “dingklik” and ergonomic chairs. Quasi- experimental research method by one group pre and posttest design. Population study were Sragen Batik industry workers. Sample of 50 people using by quota random sampling. The rate of musculoskeletal disorders were measured by questionnaire Nordic body map. Statistical analysis using the test. The result showed there were differences in musculoskeletal complaints before and after using ergonomic chairs (p=0.035). The conclusion, ergonomic chair can reduce risk of musculoskeletal disorders.
The Correlation between Hearing Loss and the Quality of Life of Workers Exposed to the Noise in the Textile Industry Sumardiyono, Sumardiyono; Wijayanti, Reni; Hartono, Hartono; Probandari, Ari
KEMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 15, No 1 (2019)
Publisher : Department of Public Health, Faculty of Sport Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kemas.v15i1.18124

Abstract

Noise is a stressor for hearing loss among workers. Unfortunately, hearing loss also affect worker’s quality of life. This study aimed to investigate the correlation between hearing loss and quality of life among workers in textile industry. The study design was a cross-sectional survey.  The study population were 200 workers exposed to the noisy textile industry. The data were analyzed using Spearman's rank correlation coefficient. The findings showed a significant relationship between hearing loss and the quality of life of the workers (rs=-0.698; p=0.000). The dimensions of quality of life associated with hearing loss were the Physical Functioning (rs=-0.493; p=0.000), Role-Physical (rs=-0.501; p=0.000), Bodily Pain (rs=-0.516; p=0.000), General Health (rs=-0.497; p=0.000), Vitality (rs=-0.527; p=0.000), Social Functioning (rs=-0.521; p=0.000), Role-Emotional (rs=-0.521; p=0.000), and Mental Health (rs=-0.517; p=0.000). This study concludes that hearing loss decreases the quality of life among workers exposed to the noise of the textile industry.
DAMPAK POSISI DUDUK PEMBATIK TULIS TERHADAP RISIKO KESEHATAN DAN PENGENDALIANNYA Sumardiyono, Sumardiyono; Wijayanti, Reni
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol 1, No 2 (2018): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (742.855 KB) | DOI: 10.24912/jbmi.v1i2.2899

Abstract

Pekerja pembatik tulis dengan posisi kerja duduk yang tidak ergonomis karena menggunakan ?dingklik? sebagai tempat duduk dapat menyebabkan risiko kesehatan kerja berupa gangguan muskuloskeletal. ?Dingklik? merupakan tempat duduk yang relatif pendek, kecil dan tanpa sandaran. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini untuk menilai risiko bahaya kesehatan kerja pada posisi duduk pembatik tulis dan mendesain kursi kerja pembatik yang ergonomis dalam rangka menurunkan gangguan muskuloskeletal pembatik tulis. Metode pengabdian kepada masyarakat yang digunakan adalah observasi langsung pada pembatik ketika melakukan pekerjaannya, pengukuran antropometri sesuai dimensi tubuh yang diperlukan untuk mendesain kursi pembatik, mendesain kursi pembatik ergonomis, dan uji coba kursi hasil rancangan. Uji coba dilakukan dengan menilai postur kerja menggunakan metode Rapid Upper Limb Assessment (RULA) dan penilaian keluhan gangguan muskuloskeletal menggunakan kuesioner Nordic Body Map (NBM) yang dilakukan terhadap 20 orang pembatik. Hasil pengabdian adalah kursi pembatik hasil rancangan dapat menurunkan grand skor RULA dari 5 (level risiko 3) menjadi 3 (level risiko 2), dan berdasarkan skor NBM, dapat menurunkan tingkat gangguan muskuloskeletal dari Tingkat Gangguan Sedang menjadi Tingkat Gangguan Rendah. Kesimpulan dari pengabdian ini adalah penggunaan kursi ergonomis dapat menurunkan gangguan muskuloskeletal pembatik tulis.
Co-Authors - Universitas Sebelas Maret Surakarta, Yusiska Wahyu I ., Murkati ., Mustarsid A.A. Ketut Agung Cahyawan W Aang Wahidin Ada', Yeremia Rante Ada’, Yeremia Rante Adi Heru Sutomo Adigama Priamas Febrianto Adissa Orchida Yulianti Afif Afghohani, Afif Agathara, Reidiatama Aviano Ajay Abdiel Ferrall Akhmad Azmiardi Alfiana, Ina Amalia Choirunnisa Ambarsari, Tika Ana Rima Setijadi Anindita Putri Hapsari Anton Giri Mahendra Anugraeni, Devitasari Aphridasari, Jatu Aprilia Kusuma Dewi Aprilia Kusuma Dewi Aprilyaningsih, Wahyu Aqsyari, Rizki Argyo Demartoto, Argyo Ari N Probandari Ari Natalia Probandari Ari Probandari Ari Probandari Ari Probandari Ari Probandari Ari Probandari Arum Alfiyah Fahmi Aurina Firda Kusuma Wardani Avrilla, Syafina Nadya Ayu Kusuma Wardhani Az Zahra, Cellina Salsabila Shofa Azam, Abdullah M Azzahra, Nirwana Putri BACHELS J. S. A. Bachtiar Chahyadhi balgis ali Bambang Soebagyo Baruroh, Durotul Bekti Utomo Bekti Utomo Bhisma Murti Budianto Budianto Budiati, Rachmania Chahyadhi, Bachtiar Chahyadi , Bachtiar Chairunisa, Nabila Dian Chatarina Umbul Wahyuni Cr. Siti Utari Crescentiana Siti Utari Dadi, Maria Eugenia Hestina Daffa, Muhammad Deaneva, Almira Muthia Deaneva, Almira Muthia Devita Mahajana Dewantara, Mahardira Dewi Puspito Sari DIAN LESTARI Didik Gunawan Tamtomo Diffah Hanim Diffah Hanim Endang Sulaeman Endang Sutisna Endang Sutisna Sulaeman Erni Ernawati Eti Poncorini Pamungkasari Eti Poncorini Pamungkasari Fajariani, Ratna Fajarwati, Nur Farhana Syahrotun Nisa S Farhana Syahrotun Nisa S Farhana Syahrotun Nisa Suratna Farida, Jauharotul Fathulloh fathulloh Fauzi, Rachmawati Prihatina Fauzi, Rachmawati Rrihantina Firdaufan Fitri, Nur Aini Fitria Fahma Nur Cahyani Galuh Larasati Galuh Larasati Ghany Minto Saputro Gregorius Prima Indra Budianto, Gregorius Prima Indra Gunawan, Lucia Sincu Gustav, Jordan Syah Hafizah, Dila Auli Hanifah, Yasmin Hanah Harahap, Afifa Naura Harsono Salimo Hartono Hartono Hartono Hartono Hartono Hartono Hartono Hartono hartono hartono Hastuti, Heni Hendra Wardhana Hendratno Hidayati, Rosalia Sri Hilda Zakiyya Zamzamy I Putu Arta Arta Wibawa Ica Yuniar Ida Nurwati Ifandari Ifandari Ihsan Ihsan Ilham Kuncahyo, Ilham Indri Hapsari Susilowati Irawan, Bibit Irfandi, Julhan Ismayeti, Lusi Ismiranti Andarini Isna Qadrijati Iswandi Iswandi Jordan Syah Gustav Jordan Syah Gustav Kamil, Izzan Kurniasih, Oktavera Tri Kusuma, Nisa Nur Legowo, Nurcahyo Aji Luluk Fajria Maulida Lusi Ismayanti Lusi Ismayenti Lusi Ismayenti, Lusi Mahardhika, Viola Widyanita Mahayana, Argoto Mahra, Arifa Sofia Marfuah, Nurvita Maria Paskanita Widjanarti Maria Paskita Widjanarti Maria Theresia Sri Budiastuti Miftachurrohman Miftachurrohman Mila Ulfia Mohammad Syahril Mudrikah, Halimatul Mujahidatul Musfiroh Munir, Dien Abdul NADIA FARAH DIBA Nirwana Putri Azzahra Nisa Suratna, Farhana Syahrotun Nisa, Farhana Syahrotun Nisrina Is'ad Nita Prasasti Novika, Revi Gama Hatta Novika, Revi Gamma Hatta Novrihaedi, Dziad Nugroho, Christantya Vita Rena Nur Hafidha Hikmayani Nur Hidayati Nur Izah Ameta Nur Ulfah Nurul Dwi Andriani Nurunnisa, Alya Oki Saraswati Utomo oktaviani, Della Okti Rahmawati Pambudi, Gigih Cita Pamungkas, Putri Intan Paskanita W, Maria Paskanita, Maria Prabang Setyono Prabang Setyono Prasasti, Anin Pratiwi, Dewi Prihantina, Rachmawati Priyanto, Kurniawan Edi Probandari, Ari Puji Astuti Anggara Puspitarini, Deneisha Kartika Puspitasari, Yunita Dwi Putri, Hana Maylinda Putri, Rokhiyatul Maila Putri, Yunita Anisa Putu Sindhu Asmara Qadrijati, Isna Rachmawati Prihantina Fauzi Rachmawati Prihantina Fauzi, Rachmawati Prihantina Rahardjo, Setyo Sri Raihan Raihan, Raihan Ratna Fajariani Reni Wijayanti Reni Wijayanti Reni Wijayanti Rifai Hartanto Rizka Fitri Ardiani Rizka Fitri Ardiani Rosalia Sri Hidayati Rr. Vita Nurlatif Salamah, Ila Izzatus Salsabila, Muna Maimunah Santoso Sapja Anantanyu, Sapja Saputri, Khristine Selfi Handayani Seviana Rinawati Seviana Rinawati Seviana Rinawati, Seviana Simatupang, Nanda Agustian Sineri, Dessy Ikasartika Siti Utari Soebiyanto, Soebiyanto Sofiah - Sofiah Sri Haryati Sri Kusumo Hapsari Sugiyarmasto Sugiyarmasto, Sugiyarmasto Sukamto, Ika Sumiyarsi Sukismanto, Sukismanto Sumayyah Syahidah Suminah Suminah Suminah Suminah, Suminah Sunardi Sunardi Suratna, Farhana Syahrotun Nisa Suratna, Farhana Syarotun Nisa Susilowati Susilowati Syawaludin, Muhammad Husein Tamaulina Br Sembiring Titik Haryanti Tri Budi Wiryanto Tri Rejeki Andayani Tutug Bolet Atmojo Tutug Bolet Atmojo Tutug Bolet Atmojo, Tutug Bolet Tyas Lilia Wardani Utomo, Bekti Vitri Widyaningsih Wahidah, Nurul Jannatul Wakhid Ryan Cahyadi Waluyo Budi Atmoko, Waluyo Budi Warda Yussy Rha Warda Yussy Rha Warda Yussy Rha Wardani, Tyas Lilia Widjanarti, Maria Paskanita Widjanarti, Maria Paskanita Yasmine, Amalia Yeremia Rante Ada Yeremia Rante Ada Yeremia Rante Ada’ Yulia Sari Yunita Dwi Puspitasari Zakaria, Rais Athfal