Background: Kegiatan Praktik Belajar Lapangan (PBL) di masyarakat di Fakultas Kesehatan Masyarakat bertujuan memberikan pengalaman langsung dalam menangani masalah kesehatan. Mahasiswa melakukan community diagnosis dengan menggunakan konsep HL Blum, meliputi faktor lingkungan, perilaku, pelayanan kesehatan, dan keturunan. Di Dusun 3, Desa Tawang, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo, ditemukan masalah kesehatan utama yaitu Demam Dengue (DD). Meskipun pemberantasan sarang nyamuk (PSN) sudah dilakukan, namun belum rutin. Oleh karena itu, program TAJIR (Tawang Jentik Mandiri) dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pemberantasan sarang nyamuk secara mandiri melalui gerakan 3M Plus (Menguras, Menutup, Mengubur, dan Mendaur ulang). Metode: Melalui pendekatan edukasi dan demonstrasi yang melibatkan warga Dusun Tawang 3. Hasil: Program TAJIR dinyatakan berhasil, ditandai dengan peningkatan pengetahuan masyarakat dari nilai rata-rata 77 menjadi 90. Edukasi dan demonstrasi penggunaan serai yang mengandung citronella mampu mengurangi jumlah nyamuk hingga 60% dalam tiga jam. Kesimpulan: Program ini efektif meningkatkan kesadaran dan memberikan langkah praktis dalam pencegahan Demam Dengue di Desa Tawang Dusun 3.
Copyrights © 2026