Herlambang, Alfino Daiva
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KEEFEKTIFAN TANAMAN ECENG GONDOK DALAM MENURUNKAN BOD PADA LIMBAH CAIR INDUSTRI TAHU DI DAERAH WIROGUNAN KARTASURA Herlambang, Alfino Daiva; Astuti, Dwi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i3.50763

Abstract

Produksi tahu di Indonesia dominan diproduksi oleh industri rumah tangga yang belum mempunyai sistem pengolahan limbah yang baik sehingga dapat merusak kualitas air dan mengancam kelangsungan ekosistem perairan bila ditangani secara tepat. Penelitian ini ditujukan guna mengevaluasi keefektifan tanaman eceng gondok (Eichhornia crassipes) guna memicu turunnya kadar Biological Oxygen Demand (BOD) terhadap air limbah tahu di Daerah Wirogunan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo. Metode yang dipergunakan ialah eksperimen kuantitatif yang dirancang melalui pretest-posttest dan kelompok kontrol. Penelitian ini melibatkan tiga kelompok perlakuan melalui variasi jumlah tanaman eceng gondok, yaitu 2, 4, dan 6 tanaman. Hasil analisis mengindikasikan, rata-rata kadar BOD sebelum perlakuan yaitu 467mg/l. Pasca perlakuan dengan menambahkan tanaman eceng gondok, menghasilkan penurunan kadar BOD tertinggi pada perlakuan 6 tanaman eceng gondok menjadi 374 mg/l, penurunan yang terjadi sebesar 95 mg/l (20.2%). Uji Kruskal-Wallis memperlihatkan skor signifikan (p-value 0.04 < 0.05), menegaskan bahwa pada studi ini tanaman eceng gondok mempunyai keefektifan guna menurunkan kadar BOD dimana jumlah tanamannya mempengaruhi kadar BOD pada limbah tahu. Penelitian ini menyimpulkan, eceng gondok bisa dipergunakan dalam proses fitoremediasi guna mengurangi pencemaran limbah cair industri tahu, dengan rekomendasi untuk dilakukan pemantauan rutin agar kualitas air tetap terjaga.
Pemberantasan Sarang Nyamuk Melalui Program TAJIR (Tawang Jentik Mandiri) Di Desa Tawang 3 Nurhasanah, Titi; Wahyuni, Apriliyna Dwi; Kumalasari, Nadiyah; Pinasti, Dini Ayu; Arsyi, Andin Salfina; Khoyriani, Nadila Anti Nur; Herlambang, Alfino Daiva; Fatikhah, Hasna Aghnia; Pratiwi, Betty Intan; Kusumaningrum, Tanjung Anitasari Indah
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21164

Abstract

Background: Kegiatan Praktik Belajar Lapangan (PBL) di masyarakat di Fakultas Kesehatan Masyarakat bertujuan memberikan pengalaman langsung dalam menangani masalah kesehatan. Mahasiswa melakukan community diagnosis dengan menggunakan konsep HL Blum, meliputi faktor lingkungan, perilaku, pelayanan kesehatan, dan keturunan. Di Dusun 3, Desa Tawang, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo, ditemukan masalah kesehatan utama yaitu Demam Dengue (DD). Meskipun pemberantasan sarang nyamuk (PSN) sudah dilakukan, namun belum rutin. Oleh karena itu, program TAJIR (Tawang Jentik Mandiri) dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pemberantasan sarang nyamuk secara mandiri melalui gerakan 3M Plus (Menguras, Menutup, Mengubur, dan Mendaur ulang). Metode: Melalui pendekatan edukasi dan demonstrasi yang melibatkan warga Dusun Tawang 3. Hasil: Program TAJIR dinyatakan berhasil, ditandai dengan peningkatan pengetahuan masyarakat dari nilai rata-rata 77 menjadi 90. Edukasi dan demonstrasi penggunaan serai yang mengandung citronella mampu mengurangi jumlah nyamuk hingga 60% dalam tiga jam. Kesimpulan: Program ini efektif meningkatkan kesadaran dan memberikan langkah praktis dalam pencegahan Demam Dengue di Desa Tawang Dusun 3.