Pendahuluan: Kelompok lanjut usia termasuk dalam populasi yang memiliki kerentanan tinggi terhadap suatu penyakit seperti hipertensi. Kondisi ini dapat berdampak kepada penurunan kualitas hidup, serta meningkatkan risiko komplikasi. Pengabdian masyarakat ini memiliki tujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan lansia dalam mengontrol tekanan darah melalui penyuluhan kesehatan dan senam hipertensi. Metode: Pengabdian ini dilaksanakan dengan pendekatan intervensi edukatif dan aktivitas fisik terstruktur. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari dengan melibatkan 24 orang lansia di Kelurahan Grogol, Kota Depok, dengan metode pre-post intervention, dengan memberikan intervensi edukasi kesehatan dan senam hipertensi. Hasil: Hasil analisis memperlihatkan peningkatan yang bermakna pada aspek pengetahuan (4,04 menjadi 4,71), sikap (13,21 menjadi 16,63), dan keterampilan (11,00 menjadi 14,46). Selain itu, terjadi penurunan tekanan darah sistolik (147,08 mmHg menjadi 139,08 mmHg) dan diastolik (91,67 mmHg menjadi 84,92 mmHg) setelah senam hipertensi. Kesimpulan: Intervensi ini terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas lansia dalam pengendalian hipertensi secara non-farmakologis.
Copyrights © 2026