Background: Masalah sampah akan terus terjadi karena belum terintegrasinya sistem pengolahan dari hulu ke hilir. Pilah sampah merupakan cara mengurangi sampah paling ideal di tingkat hulu. Pengabdian ini bertujuan untuk melatih masyarakat agar memahami cara pilah sampah agar dapat bernilai ekonomi. Metode: Pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat dalam pilah sampah dari rumah. Kegiatan ini bermitra dengan Warung Edukasi Sampah (Weskini.id). Pelatihan pilah sampah diikuti oleh perwakilan dari komunitas masyarakat di Kabupaten Tegal yang dihadiri sekitar 50 peserta. Hasil: Pelatihan pilah sampah secara signifikan meningkatkan pemahaman masyarakat sebesar 100% tentang pentingnya pilah sampah dan dapat dijadikan sumber penghasilan tambahan dari hasil penjualan sampah yang dipilah. Kesimpulan: Hasil: partisipasi masyarakat tentang implementasi pilah sampah dari rumah sebesar 78%
Copyrights © 2026