Background: Permasalahan Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil masih menjadi isu gizi di Desa Sukamulya, Kabupaten Ciamis, yang disebabkan oleh rendahnya konsumsi protein hewani dan keterbatasan pemanfaatan potensi pangan lokal. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan status gizi ibu hamil melalui pengembangan Abon Lele Sehat dan penerapan teknologi budidaya lele dengan sistem akuaponik sederhana berbasis galon bekas. Metode:Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan budidaya lele dan pengolahan abon, pendampingan kader posyandu, serta evaluasi berkala setiap dua minggu sekali. Produk Abon Lele Sehat dibuat dari ikan Clarias gariepinus segar hasil budidaya akuaponik, melalui proses perebusan, penghalusan, penumisan dengan bumbu alami, dan pengeringan hingga kering. Hasil:Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan kader dalam budidaya dan pengolahan lele, serta peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang gizi seimbang dan konsumsi protein hewani. Kesimpulan:Sistem akuaponik sederhana terbukti efisien, hemat lahan, dan ramah lingkungan dalam mendukung ketersediaan protein hewani di tingkat keluarga. Pengembangan Abon Lele Sehat sebagai PMT alternatif menunjukkan hasil positif, baik dari sisi peningkatan pengetahuan gizi ibu hamil maupun kemampuan kader dalam memproduksi pangan lokal yang higienis, bergizi, dan bernilai ekonomi. Program ini menghasilkan model pemberdayaan masyarakat berbasis pangan lokal yang berkelanjutan serta berpotensi direplikasi untuk mendukung ketahanan pangan dan pencegahan KEK.
Copyrights © 2026