Artikel ini membahas pneumatologi misioner dalam Magisterium Gereja Katolik serta implikasinya bagi misi Gereja di tengah konteks dunia yang plural dan era pasca-kebenaran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan dengan menganalisis dokumen-dokumen Magisterium Gereja seperti Ad Gentes, Redemptoris Missio, dan Ecclesia in Asia, serta berbagai karya teologi kontemporer mengenai pneumatologi dan teologi misi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Roh Kudus dipahami sebagai pelaku utama misi Gereja yang bekerja tidak hanya dalam kehidupan internal Gereja tetapi juga dalam sejarah, kebudayaan, dan tradisi religius umat manusia. Konsep semina verbi membantu Gereja mengenali kehadiran benih-benih kebenaran dalam agama-agama lain serta mendorong pendekatan misi yang dialogis dan inkulturatif. Dalam konteks Asia yang plural, pneumatologi misioner memberikan dasar teologis bagi pendekatan misi yang kontekstual melalui dialog antaragama dan penghargaan terhadap budaya lokal. Selain itu, di tengah fenomena pasca-kebenaran, pneumatologi misioner menuntun Gereja untuk mengembangkan penegasan rohani agar mampu membedakan karya Roh Kudus dari berbagai bentuk manipulasi religius dalam ruang digital.
Copyrights © 2026