Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan motorik halus anak usia 5-6 tahun melalui kegiatan origami di TK Pertiwi 02 Rejoagung. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah anak usia 5-6 tahun. Data dikumpulkan melalui observasi perkembangan keterampilan motorik halus anak dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan origami efektif meningkatkan keterampilan motorik halus anak. Peningkatan ini terlihat dari peningkatan nilai rata-rata dari 72,1 pada siklus pertama menjadi 78,7 pada siklus kedua. Selain itu, kelengkapan pembelajaran meningkat secara signifikan dari 47% menjadi 82%. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan origami sebagai kegiatan pembelajaran dapat meningkatkan koordinasi mata-tangan, konsentrasi, dan kreativitas anak. Oleh karena itu, origami dapat digunakan sebagai strategi pembelajaran alternatif dan efektif dalam pendidikan anak usia dini. Kesimpulannya, pelaksanaan kegiatan origami berhasil mencapai tujuan penelitian, sehingga penelitian diakhiri pada siklus kedua. Penelitian ini menyiratkan bahwa media pembelajaran yang sederhana dan kreatif dapat secara signifikan mendukung hasil perkembangan anak. Disarankan agar guru, sekolah, dan orang tua memanfaatkan aktivitas origami untuk mengoptimalkan perkembangan motorik halus anak
Copyrights © 2026