Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian, namun masih banyak pelaku usaha yang belum memiliki sistem pemesanan yang terstruktur. UMKM Baso Mekar Mang Aceng sebelumnya mengandalkan pelanggan walk-in tanpa adanya media pemesanan jarak jauh sehingga membatasi fleksibilitas layanan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk melakukan pendampingan implementasi WhatsApp Business sebagai media pemesanan guna meningkatkan efisiensi komunikasi dan pengelolaan pesanan. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif melalui tahapan observasi, pelatihan, implementasi, dan evaluasi. Observasi dilakukan pada 24 Februari 2026, sedangkan pelatihan dan pendampingan dilaksanakan pada 26 Februari 2026. Kegiatan meliputi pembuatan profil bisnis, katalog produk, serta quick reply. Selanjutnya, dilakukan monitoring dan evaluasi hingga 10 Maret 2026 untuk mengukur dampak implementasi. Hasil menunjukkan bahwa pemesanan melalui WhatsApp mencapai 20–30 pesan per hari dan meningkatkan efisiensi pelayanan. Selain itu, penjualan meningkat dari 100–150 porsi menjadi 150–200 porsi per hari atau sekitar 33%–50%, yang menunjukkan bahwa implementasi sistem pemesanan digital secara efektif meningkatkan kinerja operasional dan volume penjualan UMKM
Copyrights © 2026